Apakabar

Posted: Februari 21, 2012 in Uncategorized
Tag:, ,

apakabar gelap, adakah secercah rindu yang dititipkan bulan padaku, atau sekedar kerlip genit gemintang yang telah lama ditutup mendung.

Masih ku menatap detik yang berlarian, dengan segelas teh tanpa kemunafikan. Inilah aku, dan akulah serangkaian kata yang bernama puisi.

Dan aku…hanya rindu ingin menatap cerah di negeriku.

Iklan
Komentar
  1. Ida Ratna Isaura berkata:

    Haiii kak Boil. . . . . . . πŸ˜€
    # Ichan menyapa serangkaian kata yang bernama puisi πŸ˜€

  2. cahayadejavu berkata:

    oke niy….
    pendek tapi jelas pesannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s