Perempuan Malam

Posted: Desember 22, 2011 in Uncategorized
Tag:, ,

Malam yang kian meninggi membuat hawa dingin semakin riang bernyanyi di sekitar pori-pori. Seorang perempuan cantik berkulit kuning langsat sedang asik menikmati sebatang rokok di tanganya.

Nampak indah betisnya yang terbalut rok mini dan sepatu bertumit tinggi berwarna putih. Rambutnya yang hitam sebahu dibiarkanya tergerai. Tshertnya yang ketat nampak serasi dengan bentuk tubuhnya yang padat berisi.

Sudah lebih satu jam perempuan itu hanya duduk disitu sambil menikmati kepulan asap rokoknya. Hanya sesekali ia lemparkan senyuman khasnya yang menggoda kepada tatap mata yang mengarah padanya.

” Ehem…malam neng, sendirian aja nih, ikut duduk di sampingmu ya.

Sapa lelaki tambun yang tiba-tiba saja datang menghampirinya. Dengan penampilan yang parlente sembari memutar-mutarkan kunci mobil pada ujung jari telunjuknya matanyapun tak lepas melahap tubuh molek perempuan di hadapanya itu. Namun perempuan itu hanya melempar senyum manisnya. Bibirnya yang tipis masih asik memainkan asap rokok.

” Kok diem aja, ikut om yuk jalan-jalan. Udah larut loh, makin dingin lagi.
” Hmmm, ya deh.

Pucuk dicinta ulampun tiba. Senyum sumringah lelaki tambun paruh baya itupun segera menghias diwajahnya. Dibukakanya pintu mobilnya, namun kedua matanya seakan sayang tuk menyia-nyiakan kemolekan perempuan itu.

Sepuluh menit kemudian mereka berangkat. Namun perempuan itu hanya membisu. Baru beberapa ratus meter berjalan, tiba-tiba saja tercium aroma tak sedap memenuhi ruangan mobil. Lelaki tambun itupun merasa ada yang ganjil, dihentikanya mobilnya seketika tepat di bibir jembatan. Diliriknya perempuan yang duduk di sampingnya.

” Kamu kentut ya?
” He he he, gak om, aku udah gak nahan lagi, jadinya e’e dicelana deh, habisnya tadikan mau ke toilet om, tapi om malah nyuruh masuk ke dalam mobil, ya terpaksa deh.
” Asem, cantik-cantik kok gemblung, hrrrrgggg…kuning dah jok gua…
¤¤ tamat aja deh xixixi¤¤
boil

cerpen copas di kompasiana

Iklan
Komentar
  1. cahayadejavu berkata:

    …haha… 🙂
    awalnya saya kira kuntilanak…
    eh lucu endingnya….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s