Paduka Negeri Gerhana

Posted: Desember 10, 2011 in Uncategorized
Tag:,

Duhay paduka raja.

Aku tuliskan beberapa patah kata untukmu.
Di bawah purnama usai gerhana yang berair.

Tentang jangkrik yang mati kelaparan di padang rumput nan hijau.
Tentang para punggawa yang mengkambing hitamkanmu setelah onani bersama saudagar berdagu lonjong.

Sungguh malang nasibmu paduka.
Istanamu adalah neraka.
Kenapa kau masih senang murung disana?
Sedangkan kedekilan kami semakin tak terkendali, bahkan baru saja salah satu generasi bakar diri.

Kami semakin frustasi paduka.
Apakah negeri kita akan selalu gerhana?!

Pinggir trotoar 111211
boil

Iklan
Komentar
  1. M. Arief B. berkata:

    Saudagar berdagu lonjong 😀

  2. sakrilegi berkata:

    ah keren banget puisi ini

  3. ellysuryani berkata:

    Nice.

    Maka seusai gerhana yang tak sempat kulihat itu, konon gerhana pula di hati sang paduka..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s